No image available

Kelebihan dan Kekurangan Motor ABS

Fitur rem Anti-lock Brake System (ABS) ialah salah satu fitur umum di dunia otomotif, tak terkecuali pada motor ABS. Namun, tak seluruh motor dilengkapi dengan fitur ini. Mengapa demikian? Sistem ABS adalahsistem pengereman yang menangkal terjadinya penguncian roda saat terjadi pengereman secara seketika atau spontan. Sistem rem ini juga dapat menyesuaikan desakan cairan/oli (fluida) dalam mekanisme pengereman guna tetap mengawal traksi guna menangkal terjadinya kecelakaan. Dengan begitu motor dapat lebih stabil ketika dikendalikan, dan saat dilaksanakan pengereman bisa berhenti di jarak yang jauh dengan objek tabrakan.

Terkait pemasangan reknologi rem ini, sejumlah produsen juga mempertimbangkan cocok dengan keperluan peruntukkan motor, yang berfokus pada ukuran, spesifikasi dan berat motor ABS. Hal beda yang menjadi pertimbangan ialah dengan pemasangan peranti ini otomatis berimbas pada harga motor yang terdongkrak lebih mahal dari versi non-ABS. Namun laksana dikabarkan Ride Apart, komisi Eropa menerbitkan aturan pada 2012 lalu. Aturan ini mengharuskan motor di atas 125 cc yang dipasarkan sejak Januari 2016 mesti dilengkapi sistem rem ini.

Sementara menurut kami, pasal utama kenapa tak seluruh produsen sepeda motor melengkapi produknya dengan rem ABS ialah karena ukuran dan kapasitas mesin. Motor dengan kapasitas kecil tak mempunyai berat yang lumayan atau kecepatan tertentu untuk dapat menginstal sistem motor ABS. Dengan mesin enteng dan kecepatan rendah, sehingga diputuskan untuk menambahkan fitur ABS tak akan menyerahkan keuntungan apapun.

Kelebihan sisten ABS

Akan tetapi tak seluruh produsen beranggapan demikian. Seperti halnya produsen perangkat berat asal Jerman, Bosch, yang pada 2016 mengenalkan piranti rem ABS 10 guna motor bermesin kecil dalam ajang Indonesia Motorcycle Show (IMoS) di Jakarta. Bosch secara konsisten menghadirkan penyelesaian untuk meningkatkan ketenteraman dan kenyamanan berkendara roda dua salah satunya melewati pengembangan Anti-lock Braking System (ABS) guna sepeda motor. Dengan kelebihan ABS kami, Bosch berupaya menolong mengurangi jumlah kemalangan yang melibatkan kendaraan roda dua di Indonesia.

Reynold Rumambi, 2W and Powersports Team Bosch Indonesia pada lamannya menuliskan bahwa ketika ini motor bermesin kecil pun dapat dipasangkan peranti keselamatan tersebut. Mengingat motor bermesin kecil 125 cc paling berpengaruh di Indonesia. ABS 10 dianggap sangat sesuai untuk ruang belajar 125 cc pada motor tipe bebek dan skutik, dengan mutu yang lebih enteng dan dimensi lebih kecil.

Kekurangan sistem ABS

Dalam suatu video yang diungggah Tom Roderick pada akun Youtube, didemonstrasikan bagaimana perbedaan pengereman pada motor ABS dan non-ABS di jalanan basah. Zainul Furqon, pemilik bengkel Banewmas, Depok, Jawa Barat, dalam wawancaranya mengatakan bahwa hal itu disebabkan karena sistem kerja ABS yang tak langsung mengunci, meski tuas rem ditekan habis. Sementara rem non-ABS, jika tuas ditekan habis, maka roda akan berhenti, padahal sepeda motor masih melaju. Ini membuat kendaraan tidak terkendali, dan akhirnya membahayakan pengemudi dan pengendara di sekitarnya. Meski demikian, lanjutnya, rem ABS juga punya kekurangan yakni saat dipakai untuk pengereman jarak dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *